Dapatkah Seorang Yang Sudah Diselamatkan Terhilang?

Pandangan Penganut Calvinisme
Meskipun semua penganut Calvinisme percaya bahwa orang yang benar-benar diselamatkan tidak akan pernah terhilang, ada perbedaan pendapat tentang soal sejauh mana seorang percaya dapat kembali kepada kebiasaan lama.
Calvinisme historis menitik beratkan “ketekunan orang-orang kudus”, yaitu bahwa orang-orang percaya sejati tidak pernah murtad, dan kalau mereka murtad, itu tidak akan berlangsung lama.  Jika seorang gagal untuk terus hidup dengan iman, ia membuktikan bahwa ia tidak pernah diselamatkan.

Sebagian penganut Calvinisme mengatakan bahwa tidak ada orang kristen yang bersifat duniawi.
Sebagian penganut Calvinisme berbuat begitu untuk menetapkan iman siapa yang palsu dan iman siapa yang sejati.
Para penganut Calvinisme lainnya lebih menyukai istilah “Jaminan Keselamatan Kekal”, yang menitik beratkan bahwa orang-orang yang benar-benar sudah dilahirkan kembali akan diselamatkan untuk selama-lamanya, meskipun mereka gagal bertekun dalam kekudusan, dan jatuh dalam keduniawian serta kegagalan.  Orang-orang yang mengatakan mereka percaya, tetapi tidak menunjukkan buah Roh serta berkeinginan untuk berdoa dan membaca Firman Tuhan, mempunyai cukup alasan untuk sangsi apakah mereka benar-benar selamat.  Akan tetapi kemudian, sekali lagi, mereka mungkin merupakan orang-orang percaya yang sesungguhnya.  Orang-orang kristen sudah diketahui mengalami kegagalan dalam hal moral dan doktrin.  Sebagian mereka memberontak terhadap Allah dan telah mati (1 Korintus 11:30).

Maksud bab ini adalah untuk menggarisbawahi perbedaan-perbedaan antara Calvinisme dan Arminianisme; dengan demikian kita meninggalkan pembahasan kita tentang perbedaan pendapat ini.  Orang-orang yang tertarik pada kedua pandangan ini hendaknya mencari keterangan pada bahan-bahan acuan yang tertulis di bagian belakang buku ini.  Yang pokok adalah bahwa kedua golongan penganut Calvinisme setuju mengenai persoalan utama itu: Bahwa semua orang yang sungguh-sungguh percaya akan diselamatkan.  Penganut Arminianisme tidak sependapat.
Adakah ayat-ayat yang secara tegas mengajarkan bahwa semua orang yang sungguh-sungguh percaya akan diselamatkan?  Secara singkat kita telah membahas ayat-ayat yang dipakai oleh para penganut Arminianisme karena itu sekarang kita akan membahas beberapa ayat yang seringkali dikutip oleh para penganut Calvinisme.
Jaminan keselamatan tanpa syarat mengajarkan bahwa Allah yang memilih umat-Nya untuk hidup kekal tentu tidak akan kehilangan seorang pun; orang-orang yang sudah ditebus oleh darah Kristus pasti akan diselamatkan.
Meskipun keyakinan paling sering dihubungkan dengan Calvin, keyakinan ini dianut oleh Whitefield, Edwards, dan banyak orang lain yang percaya bahwa orang yang dipilih Allah tidak dapat terhilang.  Sejumlah ayat sudah dipakai untuk membuktikan doktrin ini.

Leave a Reply

www.gbiishalomtiga.org
PHHT 2011
Gedung gereja GBII Sirapan 2010
No Preview
JADWAL IBADAH GEREJA
Kolom Wanita Pojok Pemuda Renungan Utama
Tahukah Anda Bahwa Allah Tidak Bermaksud Untuk Mengendalikan Setiap Gerakkan Kita?
Betapa Pentingnya Salib
Kasihilah Allahmu Dengan Segenap Pemikiranmu
www.gbiishalomtiga.org
PHHT 2011
No Preview
JADWAL IBADAH GEREJA
Mantan Dukun Yang Jadi Percaya