Jaminan Kekal

Beberapa kelompok denominasi tidak begitu senang dengan ajaran tentang “jaminan Kekal Orang Percaya.”   Karena menurut mereka beriman kepada Kristus tidaklah cukup, mereka juga harus “hidup sesuai dengan…” atau “harus berpegang teguh pada…”  atau “harus setia sampai pada akhirnya…”

Namun Demikian, Keselamatan di dalam Alkitab tidak pernah akan berdasarkan pada perbuatan manusia.  Keselamatan secara keseluruhannya, tanpa persyaratan apapun, adalah berdasarkan pada karya yang telah diselesaikan oleh Yesus Kristus, Anak Allah. –1 Yoh. 5:11-13; Yoh. 3:16; 5:24; 10:28, 29; Rm. 8:38,39; Ibr. 10:10,14; 1 Yoh. 3:9.

Ada tiga kebenaran yang luar biasa yang terdapat di dalam 1 Yoh. 5:11-13.

I.   Hidup Yang Kekal Dimiliki Orang Percaya Secara Pribadi.—“Barangsiapa memiliki Anak..”

A.   Keselamatan harus dialami secara pribadi.

Setiap individu harus diselamatkan untuk dirinya sendiri.  Seorang suami tidak dapat diselamatkan bagi istrinya, sebaliknya seorang istri tidak dapat diselamatkan bagi suaminya.  Orangtua tidak bisa diselamatkan bagi anaknya, dan anak juga tidak bisa mewakili orangtuanya dalam hal tersebut.

Bisa saja seseorang yang menerima Kristus sebagai juruselamatnya akan mempengaruhi orang lain.  Akan tetapi keputusan akhir untuk menerima atau menolak Anak Allah harus dilakukan oleh setiap orang secara pribadi.  Firman Allah menawarkan Keselamatan secara pribadi.—Yoh. 5:24; 6:37; Rm. 10:9,1,13; Why. 22:17.

Tidak ada orang yang dapat diselamatkan untuk orang lain—Tidak Sekarang dan tidak juga nanti atau seterusnya.  Itulah sebabnya kita tidak diminta mendoakan mereka yang sudah meninggal, karena nasib mereka sudah ditentukan di dalam kehidupannya selama ia masih hidup untuk menerima atau menolak Yesus Kristus sebagai juruselamat.  Tidak ada kesempatan kedua setelah kematian.

Ajaran Katolik yang mengajarkan berdoa bagi orang yang dalam api penyucian (purgatory) supaya bisa keluar dari situ merupakan suatu ajaran yang tidak Alkitabiah dan melawan Firman Tuhan.

Ajaran mormon mengenai “Baptisan untuk orang mati” merupakan suatu kebohongan yang menghina Firman Tuhan.

B.  Keselamatan hanya diperoleh dengan beriman kepada Kristus saja.—Yoh. 3:16; Rm. 1:16; KPR. 16:31; 1 Kor. 1:21; Ef. 2:8-9.

Sesungguhnya ini merupakan ajaran central dalam Firman Tuhan.  Keselamatan tidak di dalam suatu lembaga, tidak di dalam sakramen-sakramen, tidak di dalam upacara-upacara atau sesuatu yang bersifat rituil lainnya, tidak di dalam perbuatan baik manusia atau hidup menurut Hukum Taurat.  Keselamatan tidak di dalam pekerjaan apa saja yang dilakukan atau dapat dilakukan oleh manusia.  Keselamatan hanya ada pada karya yang telah diselesaikan Anak Allah di kayu salib.

Kita tidak diselamatkan oleh Yesus dan oleh gereja.  Kita tidak diselamatkan oleh Yesus dan Paus.  Kita tidak diselamatkan oleh Yesus dan perawan suci—Maria.  Kita tidak diselamatkan oleh Yesus dan oleh pendeta.  Kita tidak diselamatkan oleh Yesus dan Baptisan.  Kita diselamatkan oleh iman kita di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Hanya orang percaya yang memiliki Anak!  Hanya Anak yang memiliki hidup!  Hidup yang kekal adalah milik pribadi orang percaya.—1 Yoh. 5:11,12; 1 Tim. 6:16a.

II.   Hidup Yang Kekal Dimiliki Orang Percaya Sekarang.—1 Yoh. 5:13.

Pernyataan Roh Kudus mengenai Keselamatan dan pemberian hidup yang kekal adalah dalam bentuk present tense (waktu kini).—Yoh. 3:16; 5:24; 10:28.  Keselamatan dan kehidupan kekal diberikan kepada seseorang pada saat ia menerima Yesus Kristus sebagai juruselamat.

Pengalaman Keselamatan juga menyatakan bahwa Keselamatan dan kehidupan kekal adalah milik pribadi orang percaya sekarang.

Keselamatan adalah suatu kelahiran—Yoh. 1:13; 3:3,7; 2 Kor. 5:17; 1 Yoh. 5:1.—Menurut kamus, kelahiran merupakan pintu masuk ke dalam kehidupan.  Tidak ada perkembangan tanpa kehidupan.  Tidak ada kehidupan tanpa kelahiran.  Kita tidak bertumbuh secara  sedikit demi sedikit dan menjadi anak-anak Allah.  Kita bertumbuh setelah kita menjadi anak-anak Allah.  Seseorang menerima kodrat ilahi ketika ia mengalami kelahiran baru (2 Pet. 1:4).

Keselamatan adalah suatu pemberian—Yoh. 10:28; Rm. 6:23; Ef. 2:8,9; 1 Yoh. 5:11.—Kehidupan kekal adalah milik pribadi orang percaya karena itu merupakan suatu pemberian dan bukan suatu upah atau pinjaman yang tergantung pada sesuatu yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh orang yang percaya itu.  Suatu pemberian adalah sesuatu yang diterima tanpa bayaran harga, baik menyerupai uang maupun usaha.  Jika ada persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dipenuhi supaya bisa terus memilikinya, maka itu bukan pemberian lagi.  Keselamatan yang Cuma-Cuma itu bukan berarti Keselamatan itu tidak berharga atau murah.  Justru harganya tak ternilai karena Tuhan Yesus Kristus membayar dengan darahNya untuk Keselamatan kita.

Keselamatan merupakan suatu tindakan Roh Kudus yang instant dan ajaib, Yesus berkata, “Engkau harus dilahirkan kembali.”  Yoh. 3:3.—Kis. 9:6.  Keselamatan bukan merupakan suatu proses atau perkembangan.

III.   Hidup Yang Kekal Dimiliki Orang Percaya Permanen.

Kata “kekal” berarti tanpa akhir.   Kalau seseorang kehilangan keselamatannya ketika ia jatuh dalam dosa Pertama kali setelah ia selamat, maka hal tersebut tidak dapat disebut sebagai “Hidup yang kekal.”

“Hidup yang kekal” tidak hanya menunjuk kepada waktu, tetapi juga menunjukkan kepada kualitas kehidupan.  “Hidup yang kekal” berarti hidup selama-lamanya sebagaimana Allah hidup dalam kemuliaanNya.

Dua ayat dalam Firman Tuhan mempunyai peranan penting untuk membuktikan bahwa kehidupan kekal dimiliki orang percaya permanen—1 Yoh. 3:9; Ibr. 10:14.

Penutup.

“Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup.”  Pertanyaan terakhir adalah, “Bagaimana seseorang memiliki Anak?”  Anda perlu melakukan tiga hal.

  1. Dengan pikiranmu, Anda menyetujui kebenaran Firman Allah mengenai siapakah Dia dan apa yang telah Ia perbuat yaitu membayar dosa-dosamu melalui kematianNya sebagai pengganti Anda di kayu salib.
  2. Dengan hatimu, Anda percaya dan menerimaNya sebagai Juruselamat pribadi.  Iman bukan suatu persetujuan intelektual yang bersikap dingin.
  3. Dengan kehendakmu, Anda menerima dan berserah kepadaNya.  Tuhan tidak akan menyelamatkan Anda kalau itu bertentangan dengan kehendakmu.

Dengan demikianlah Anda dapat selamat dan menjadi warga Negara surga.

Tautan Sumber

One Response

  1. Gue 2 August 2017

Leave a Reply

www.gbiishalomtiga.org
PHHT 2011
Gedung gereja GBII Sirapan 2010
No Preview
JADWAL IBADAH GEREJA
Kolom Wanita Pojok Pemuda Renungan Utama
Tahukah Anda Bahwa Allah Tidak Bermaksud Untuk Mengendalikan Setiap Gerakkan Kita?
Betapa Pentingnya Salib
Kasihilah Allahmu Dengan Segenap Pemikiranmu
www.gbiishalomtiga.org
PHHT 2011
No Preview
JADWAL IBADAH GEREJA
Mantan Dukun Yang Jadi Percaya