Memasuki Tahun Baru dengan Keyakinan Tuhan yang Memimpin

Nats Keluaran 13:17-14:31

Pendahuluan: Kita sering berpikir mengenai pembebasan Israel dari Mesir sebagai satu-satunya tema di dalam kitab keluaran. Kita yakin bahwa motif keluaran adalah kuat, tetapi ada gagasan penting lainnya, umpamanya, kepemimpinan Tuhan.

Keluaran mencatat kisah besar mengenai kepemimpinan Allah di dalam pasal 13:17-14:31Itu berhubungan dengan perjalanan bangsa Israel dari Mesir ke sisi lain dari Laut Merah. Untuk menggerakan begitu banyak orang sejauh ini menutut kepemimpinan. Penulis kitab Keluaran menghubungan penyelesaian ini dengan Tuhan.

Allah masih memimpin umatNya pada masa kini. Tanpa ragu-ragu, Allah pada mulanya melepaskan kita dari dosa, tetapi dia juga memimpin kita di dalam perjalanan hidup kekristenan kita. Marilah kita memperhatikan bagaimana Allah memimpin umatnya.

I. Tuhan memimpin dengan hikmatNya.

a. Allah mengenal umatnya – ayat 17.

Allah mengenal dengan baik umatNya selama perbudakan mereka. Dia mendengar rintihan mereka dan mengenal penderitaan mereka. Ketika Dia melepaskan umatNya dari tahun-tahun perbudakan, Dia terus mengenal mereka. Allah tahu bahwa umat yang baru saja dibebaskan dari perbudakan selama bertahun-tahun lamanya secara fisik dan kejiwaan tidak siap berperang melawan musuh. Dia tahu bahwa mereka mungkin mau kembali ke Mesir.

Allah mengenal kita. Dia tahu dengan tepat sifat kita. Karena hikmatNya yang besar, Dia tahu apa yang terbaik untuk kita.

b. Allah memiliki perspektif yang lebih baik.

Bangsa Israel hanya dapat melihat yang umumnya orang melihat, jalan pintas. Mereka mengabaikan bahaya dari orang-orang Filistin. Allah memiliki persfektive yang lebih besar. Dia dapat melihat keduanya yaitu bahaya dan jalan pintas. Dia tahu bahwa perjalanan yang panjang dan jauh bukanlah cara yang mudah tetapi terbaik dan satu-satu cara untuk Israel mengadakan perjalanan.

Allah memiliki persfektif mengenai hidup daripada yang kita lakukan. Rute yang terbaik dari perjalanan hidup kita meungkin tidak mudah, tetapi Allah akan memberikan anugerahNya untuk perjalanan kita.

II. Tuhan memimpin dengan hadiratNya.

a. Allah pergi bersama umatNya – 13:21

Tiang awan dan tiang api memberi kesan akan kehdiran Allah yang terus menerus. Allah tidak meninggalkan mereka sendirian; Dia berjalan dengan mereka.

Allah menyertai umatNya. Roh Kudus mendiami setiap orang percaya. Bersama denganNya kita dapat dipimpin di dalam setiap setuasi hidup kita.

b. Umat Allah dapat jaminan dengan kehadiranNya.

III. Tuhan memimpin dengan kuasaNya.

a. Kuasa manusia gagal

b. Kuasa ilahi berguna.—14:21.

__________________

Gmb.Yakub Harianto, GBII (Gereja Baptis Independen Indonesia) Malioboro, Jogjakarta

Source link

Leave a Reply